PEMILU LEGISLATIF 2014


9 April 2014. Mungkin merupakan tanggal yang akan sangat dinanti-nanti oleh sebagian besar masyarakat Indonesia. Mengapa? Karena pada tanggal tersebut, masyarakat akan memilih sendiri siapa-siapa saja yang akan mewakili aspirasi-aspirasi mereka yang duduk dalam kursi DPR, DPD dan DPRD. Namun sejujurnya, saya termasuk kedalam orang yang tidak terlalu menantikan pemilihan umum legislatif tersebut. Saya mempunyai berbagai alasan kenapa saya demikian.

Alasan pertama, jika saya menonton televisi tentang berita pemilu legislatif 2014, banyak terjadi pelanggaran ataupun kecurangan yang dilakukan oleh beberapa Caleg dari berbagai partai. Belum menjadi anggota dewan saja sudah melanggar aturan seperti itu, bagaimana setelah mereka jadi? Bukankah salah satu tugas utama mereka adalah untuk membuat peraturan perundang-undangan. Belum lagi berita tentang wakil-wakil rakyat periode 2009-2014, yang dianggap kinerjanya kurang begitu maksimal karena banyak wakil rakyat yang membolos pada saat sidang paripurna. Selain itu, juga banyaknya anggota dewan yang tersandung skandal kasus korupsi menambah kurangnya minat saya menantikan pemilu tahun ini.

Alasan kedua adalah karena memang saya tidak bisa memilih. Bukan karena saya tidak mempunyai hak pilih, tetapi karena tempat tinggal saya yang menjadi penghalang hak pilih saya. Saya saat ini tinggal di Jakata, tepatnya di kelurahan Cipayung, Jakarta Timur. Namun Kartu Tanda Penduduk (KTP) saya masih menggunakan alamat lama, yaitu daerah asal saya Sragen. Jadi hak pilih saya terdapat di daerah tempat saya berasal.

Saya kesampingkan dulu masalah kurangnya minat saya tentang pemilu legislatif 2014 dan masalah tentang hak pilih saya diatas. Kembali ke topik awal tadi tentang pemilu legislatif 2014, Saya akan bercerita sedikit mengenai pemilu 2014 khususnya di Kampung Cipayung, Kelurahan Cipayung, Jakarta Timur. Disini suasana menjelang pemilihan umum sangat terasa sekali. Disudut-sudut kampung berbagai atribut partai peserta pemilu beserta Calegnya seperti bendera, spanduk, poster, stiker terpasang dengan gagah ditiang-tiang listrik, pohon-pohon, pagar-pagar rumah, tembok, sampai angkutan kota yang melewati kampung.

Sudah ada beberapa Caleg yang datang untuk meminta do’a dan dukungan ke kampung saya baik secara langsung yaitu berdialog langsung dengan warga maupun yang tidak secara langsung, yaitu melalui tim suksesnya. Tentunya hal yang mereka sampaikan adalah tentang visi, misi, janji dan program kerja mereka nantinya kalau mereka terpilih menjadi wakil rakyat.

Memang sudah menjadi tradisi bila menjelang pemilu legislatif seperti sekarang ini banyak tokoh atau Caleg yang berebut simpati untuk mendapatkan suara dari warga. Seperti pada bulan Februari yang lalu saat DKI Jakarta terkena bencana banjir dimana-mana, ada salah satu Caleg dan tim sukses yang mengajak warga untuk membantu korban-korban bencana banjir dan mengajak mereka ikut serta langsung dalam menyalurkan bantuan tersebut. Namun, tentunya kegiatan itu dilaksanankan Caleg dengan memakai atribut lengkap kampanye, seperti baju kampanye dan menggunakan mobil yang sudah disulap menjadi alat peraga kampanye.

Kemudian, yang tidak kalah menarik lagi adalah persiapan warga kampung Cipayung sendiri dalam menyambut pelaksanaan pemilu legislatif 9 April 2014 nanti. Dalam bulan maret ini, para tokoh warga seperti ketua RT dan RW sudah mengadakan sosialisasi dan musyawarah bersama warga-warga sebanyak 2 kali. Tentu sosialisasi itu berisi tentang tatacara pemilihan nanti, supaya tidak ada lagi kebingungan warga saat hari pemilihan nanti. Bahkan tokoh agama juga tidak ketinggalan menyampaikan pesannya agar nanti warga memilih dengan hatinya dan tidak terpengaruh dengan politik uang bila nantinya terjadi.

Terus terang, memang hanya sedikit yang saya ketahui tentang perkembangan pemilu legislatif 2014 dikampung Cipayung ini. Mungkin karena faktor saya terlalu sering mendengar berita tentang pemilu legislatif yang sering terjadi pelanggaran dan kecurangan, atau mungkin karena seperti diawal saya tadi ungkapkan, bahwa saya tidak mendapatkan hak pilih disini sehingga saya tidak terlalu tertarik mengikuti perkembangan menjelang pemilu legislatif dikampung Cipayung ini.

Namun saya ingin menyampaikan gagasan yang cukup menarik, perihal banyaknya partai politik yang sekarang ini mengusung Caleg dari kalangan artis untuk mendapatkan suara sebanyak-banyaknya. Dalam satu sisi untuk mendapatkan suara, mungkin langkah itu efektif karena Caleg-Caleg yang mereka usung sudah sangat dikenal oleh masyarakat umum, namun dalam sisi yang lain mereka telah mengabaikan faktor kompetensi, kualitas, dan kredibilitas Caleg sebagai mana faktor-faktor itu lebih dibutuhkan untuk menjadi wakil rakyat. Walaupun tidak semua partai dan Caleg dari kalangan artis seperti itu. Dan menurut pendapat saya, partai yang seperti itu akan lebih mementingkan kepentingan partainya dari pada mementingkan kepentingan masyarakat ataupun kepentingan negara pada nantinya jika terpilih.

Begitulah sedikit cerita saya mengenai hari-hari menjelang pemilu legislatif 9 April 2014 nanti, Tentu tidak semua Caleg yang ikut dalam pemilu legislatif ini melakukan pelanggaran dan kecurangan serta cara-cara yang tidak benar. Masih banyak Caleg yang benar-benar mengabdi kepada masyarakat, jujur, serta dapat dipercaya. Tentunya dari mereka-mereka inilah harapan Indonesia akan menjadi lebih baik bisa diwujudkan.

Sedikit pesan dari saya, walaupun pesan ini sebenarnya sangat berlawanan dengan apa yang saya lakukan, karena memang keterbatasan kondisi dan tempat saya yang tidak memungkinkan. Untuk mengurangi kecurangan suara, “Jangan Golput!” Suara anda akan sangat menentukan, jangan biarkan suara anda dipakai oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Ayo Memilih!

Advertisements
By Charles Sadewa Posted in Public

Berikan Komentar Anda

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s