OtoBiografi : Charles Richardo Sadewa (My choice, My Way of Life)


Nama saya Charles Richardo Sadewa dan biasa dipanggil dengan charles. Walaupun nama saya sedikit kebarat-baratan, namun saya adalah keturunan asli jawa. Saya berasal dari desa —–. Sadewa pada belakang nama saya diambil dari nama tokoh pewayangan yang kental dengan unsur kebudayaan jawa. Saya dilahirkan pada hari sabtu tanggal —– dari orang tua bernama —– dan —–. Saya merupakan anak tunggal. Walaupun saya anak tunggal bukan berarti saya adalah anak yang manja. Saya semenjak kecil diajarkan untuk hidup mandiri.

Saya tumbuh besar lebih banyak dibawah asuhan dan bimbingan dari kakek dan nenek saya bernama —– dan —–. Diwaktu kecil, saya sering dititipkan dirumah kakek dan nenek, karena saat itu kedua orang tua saya sehari-hari bekerja sebagai buruh pabrik.

Ketika umur saya 4 tahun, bapak dan ibu saya bercerai dan semenjak saat itu saya hanya tinggal bersama ibu saya dirumah kakek dan nenek. Sedangkan bapak menikah lagi. Tahun 1997 ketika umur saya 5 tahun, saya mengemban pendidikan yang pertama yaitu di TK Pertiwi, selama 2 tahun. Namun ditahun itu juga saya dan ibu saya harus berpisah, karena ibu saya harus berangkat keluar negeri (hongkong) untuk membiayai hidup dan pendidikan saya dan sekali dalam 2 tahun baru bisa pulang. Semenjak saat itulah peran orang tua sebagai pembimbing dan pengasuh dilakukan oleh kakek dan nenek saya sepenuhnya.

Pada tahun 1999, saya masuk ke sekolah dasar yaitu SDN Gebang 2. Sebenarnya diwaktu TK dan SD, disekolah saya merupakan anak yang dingin, tertutup dan pemalu. Namun bukan berarti saya tidak aktif, saya sering mengikuti kegiatan-kegiatan yang diselenggarakan oleh sekolah. Diantaranya diwaktu TK, saya pernah tampil di pentas kebudayaan yang diselenggarakan oleh sekolah dan diwaktu SD saya pernah ditunjuk sebagai ketua kelompok pramuka dalam acara pramuka se-Kecamatan. Selain itu disekolah saya juga merupakan anak yang berprestasi, saya sering masuk 10 besar dalam kelas.

Ditahun 2005 saya mencoba masuk kesalah satu sekolah menengah pertama terbaik, yaitu SMP N 1 Sidoharjo. Saat itu SMP ini memiliki peringkat ke-5 terbaik dari 119 sekolah se-Kabupaten Sragen. Pertama sedikit pesimis untuk bisa diterima, namun karena dorongan dan dukungan dari keluarga, akhirnya saya diterima di SMP itu. Dalam bangku SMP sedikit demi sedikit sifat dingin, pendiam, dan pemalu saya mulai berubah. Disini Saya terus meneruskan prestasi saya dan lebih aktif dalam bergaul. Walaupun saya tidak ikut dalam satuan organisasi sekolah (OSIS), namun disaat acara perpisahan dan kelulusan SMP yang diadakan oleh sekolah, saya ditunjuk sebagai panitia designer.

Pada tahun 2008 saya pernah bimbang ingin melanjutkan sekolah kemana, ke SMA atau ke SMK. Namun setelah berbicara dengan keluarga akhirnya saya memutuskan ke SMK. Pertama saya mencoba untuk masuk ke SMK negeri, karena pendidikannya lebih terjamin dan biayanya lebih murah, karena ingin juga meringankan beban ibu yang membiayai pendidikan saya. Waktu itu saya mencoba mendaftar di SMK N 2 Sragen yang juga merupakan SMK terbaik saat itu. Pendaftaran dibuka selama 5 hari dengan sistem langsung tes dan eliminasi dan boleh mendaftar dan mengikuti tes lagi ketika sudah tereliminasi. Saat itu saya mendaftar dihari pertama Jurusan Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) dan langsung diterima. Waktu itu saya masuk 10 besar dari 72 siswa yang diterima, karena jurusan TKJ hanya menerima 72 siswa saja. Dihari kedua peringkat saya menurun menjadi 15 besar, dihari ketiga 30 besar, dihari keempat 50 besar dan dihari kelima yang membuat saya sangat kecewa, pagi itu peringkat saya turun ke angka 74, sehingga saya teriliminasi dihari-hari terakhir pendaftaran dan saya harus rela saya tidak diterima. Walau sempet kecewa berat saat hari itu, namun sore itu juga ibu saya yang berada diluar negeri menelepon menasehati saya, dia berkata “Tidak mendapatkan sekolah negeri tidak apa-apa, ke swasta juga tidak masalah. Mutu pendidikan itu tidak ditentukan dengan jenis sekolah negeri atau swastanya. Tapi kamu sendiri yang menentukan mutu pendidikan itu. Jika kamu bersungguh-sungguh, maka kamu pasti bisa berprestasi walau hanya bersekolah di swasta”. Berbekal kepercayaan dari ibu, akhirnya keesokannya saya mendaftarkan diri masuk ke SMK swasta, yaitu SMK Dian Kirana 1 Sragen, yang juga merupakan salah satu sekolah swasta terbaik dengan jurusan yang sama.

Di SMK swasta ini saya benar-benar membuktikan perkataan ibu saya. Mutu pendidikannya tidak kalah dengan SMK negeri, bahkan bisa bersaing dengan SMK negeri. Dimasa SMK inilah, saya pernah ditunjuk untuk mewakili sekolah dalam kompetisi web blog (wordpress) tingkat SMA/SMK/MA negeri dan swasta se-Sabupaten Sragen yang diadakan oleh dinas pendidikan dan kebudayaan kabupaten Sragen di SMK N 1 Plupuh. Dan saya berhasil mendapatkan juara 2 pada kompetisi tersebut dan dimuat dalam media surat kabar online kabupaten sragen. Selain itu saya juga mendapatkan 4 sertifikat diwaktu SMK ini.

Di tahun 2011 saya lulus dari SMK dan berencana untuk mencari kerja sambil melanjutkan pendidikan keperguruan tinggi. Karena saya ingin cepat meringankan beban ibu saya. Saya kemudian bermigrasi ke jakarta untuk mencari kerja sekalian melanjutkan pendidikan. Dijakarta saya menumpang tinggal dirumah saudara ibu saya, bernama —– dan —–tepatnya di —–. Dibulan Juli dan Agustus saya berusaha mencari kerja dan universitas swasta yang bagus. Dan akhirnya pilihan saya jatuh kepada Universitas Gunadarma, yang merupakan Universitas swasta terbaik se-Indonesia dengan mengambil jurusan Sistem Informasi (SI) kelas malam. Karena menurut saya, Universitas Gunadarma akan baik untuk saya dalam mengembangkan pengetahuan tentang bidang komputer yang juga merupakan kegemaran saya.

Tidak lama setelah diterima di Universitas Gunadarma, pada hari senin tanggal 4 September 2011, saya juga diterima bekerja di PT. Inti Prima Rasa, sebuah perusahaan yang bergerak dibidang bakery sebagai staff administrasi finance dan IT support. Bagi saya, peran seorang Ibu dalam hidup saya adalah segalanya, walaupun jauh, Ibu selalu memberikan dorongan, dukungan dan kepercayaan penuh kepada saya untuk menjadi orang yang terus maju. Sampai saat ini saya masih menempuh pendidikan sebagai mahasiswa Sistem informasi (SI) Universitas Gunadarma.

Update:

Alhamdulillah sekarang saya sudah lulus kuliah S1 Sistem Informasi (SI) Universitas Gunadarma wisuda tanggal 15 Desember 2015 dan sekarang sudah bekerja disalah satu perusahaan vendor Teknologi Informasi di kota Jakarta.

*OtoBiografi diatas saya buat bukan bermaksud untuk menyombongkan diri, tetapi hanya untuk berbagi pengalaman pribadi. Mohon maaf untuk nama dan alamat saya hilangkan untuk menjaga privasi.

Advertisements
By Charles Sadewa Posted in Public

Berikan Komentar Anda

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s